Women Assistances: Second-Class Human or Multi tasking?

6 thoughts on “Women Assistances: Second-Class Human or Multi tasking?”

  1. Aku bacanya ngenes bener deh. Terlebih tentang perempuan yang menerima untuk mengurus pekerjaan rumah tangga, sementara suaminya bisa bersenang-senang sendiri. Namanya juga berumahtangga, berdua kan? Bisa juga dong dibagi dua, atau setidaknya ngga usah uncang kaki. Kan menikah dengan pasangan bukan dengan pembantu rumah tangga?

  2. eh ini kok persis kayak statusku di suatu sosmed dulu… aku suka sebel dgn penggambaran sosok “ibu” yg seperti di atas itu, megangin peralatan bersih2 rumah tangga & kadang sambil gendong anak. Kesannya punya istri/ibu itu utk (maaf) jd asisten/pembantu. I’m totally against this idea. Ga ada ceritanya kerjaan rumah tangga full beban istri, itu beban berdua termasuk ngurus anak 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s