Berlian

22 thoughts on “Berlian”

  1. Cerita ini jadi inget pengalaman pribadi.. Waktu kerja proyek tambang di Sangatta, Kaltim, saya akhirnya harus pindah ke luar negeri karena suami WNA dapat kerja di luar indonesia.. Berpisah dengan temen kerja yg perempuan terasa lebih istimewa karena karyawan perempuan itu minoritas di industri pertambangan, jadi persahabatannya berasa lebih erat..

    1. Halo Mbak Emmy,
      I’ve read your stories.
      Yaaa… hampir sama dengan pengalaman Mbak Emmy waktu pindah dari site.
      Setuju banget dengan Mbak Emmy, sisterhood di tambang itu erat banget karena minoritas. Jadi perpisahan merupakan hal yang menyakitkan ya Mbak…

      1. Masih di Martabe, Mbak Emmy.
        Umm…gak kenal Mbak… hehe…
        hanya segelintir aja Thiess-Leighton (sekarang pada pindah MacMahon, mining contractor incumbent di project Martabe) yang saya kenal. 🙂

      2. Ahhh begitu toh.. Saya masih wara wiri Sangatta tapi statusnya sebagai istri karyawan, bukan karyawan lagi. Saya senang deh kalo nemu blogger yg kerja di tambang kayak kamu ini. Saya follow banyak blogger tapi sejauh ini cuma nemu 3 yg kerja di tambang..: kamu dan ada 1 cewek dan 1 cowok yg kerja di seputaran Kaltim.. Kamu masih suka merajut gak? Dulu kayaknya pernah posting soal rajutan ya..

      3. Udah kembali lagi ke Sangatta lagi ya Mbak Emmy. Gimana rasanya..? hehe… Suami saya kerja di Sangatta juga lho. Mining contractor untuk project KPC. Mbak Emmy dulu di project KPC juga kan ya..?
        Saya lagi suka banget merajut, Mbak. LUmayan untuk killing time supaya gak bosen dengan roster 28 hari dan jam kerja 6 to 6. 😉

      4. Sebetulnya bolak balik Sangatta/Jawa Barat sih.. Udah lebih sering di Jawa barat malah.. Loh kupikir suamimu kerja di Martabe juga.. Suamiku di Thiess Sangatta.. Jangan-jangan suamimu di Thiess juga.. Oh ya jam kerja 6 ke 6 itu panjang banget ya.. Saya dulu waktu masih kerja sempet pengen belajar merajut juga, karena teman kerja yg perempuan pada ngerajut.. Tapiiii.., sampe sekarang gak kejadian itu belajar merajut, padahal udah beli peralatannya.. Payah diriku😁 Salut deh sama kamu, konsisten sama rajutannya..

      5. Gak stay di mescamp lagi ya Mbak Emmy. Lebih nyaman di Jawa Barat ya pastinya. Suami saya kerja di Pama, Mbak. 🙂 Ayooo belajar merajut lagi, Mbak Emmy… Ntar kalo udah bisa merajut bakal ketagihan deh. Kadang sampe lupa waktu. Haha… 😉

  2. Dear Kak Sabrina,
    Can’t help but cry reading each words. I am so going to miss and think a lot about you. It’s not fair that martabe loses one person and I lose the whole martabe!
    I laughed a lot, cried hard, and learned so much when I was with you. How lucky am I that you have let me be your friend?
    And no, this isn’t a good bye. I will leave to see that one day my kid calls you Bou Rait – if that’s culturally allowed 😉😉
    Kisses 😘

  3. Semangka!!! begitulah kehidupan tambang yah, people come and go. 😀
    Tapi kalo udah dekat emang berat yah. Semoga temannya mengapai cita2 dan kebahagiaan di tempat baru. 😀 🙂 Amen.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s