Lapisan Bawang dalam Hubungan Sosial

4 thoughts on “Lapisan Bawang dalam Hubungan Sosial”

  1. Aku juga kayak gt skr, apalagi makin tua makin banyak kejadian gak enak juga. Temen yg dikira deket bgt belon tentu anggap kita sama. Skr malahan banyak yg cuman sekedar kenalan doang karena seiring dgn waktu ternyata mereka gak seperti yg aku harapkan.

  2. Nggak semua orang harus dijadikan teman memang, Kak. Dan memang paling sakit kalau punya ekspekstasi yang nggak sama dalam segala bentuk relationship, termasuk pertemanan.

    Orang yang paling berpotensi menyakiti adalah juga orang yang paling kita sayangi. Tapi bagaimanapun menyayangi itu menyenangkan. Entah menyayangi teman, sahabat, pasangan, atau orang asing yang selewat lalu di kehidupan kita.

    Sayang kamu, kak Sebi!
    😘😘😘

    1. Setuju, Be… Orang yang paling potensial nyakiti kita memang orang yang dekat. Dan preventive action lebih baik dari corrective action. hihi…
      Sayang kamu, Be… and miss you a lot. *bearhugs*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s